Kerja sama bidang pelimpahan berkas perkara pidana yang ramah disabilitas (Aplikasi E- SALIRA)

Kerja sama bidang pelimpahan berkas perkara pidana yang ramah disabilitas (Aplikasi E- SALIRA)

17 Agu

Written by Super User

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Pada Hari Rabu, 11 Mei pukul 09.00 WIB bertempat di Pengadilan Negeri Mungkid telah dilaksanankan Kerjasama bidang terkait Pelimpahan Berkas Perkara Pidana dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang. Kesepakatan Kerjasama bidang ini di tanda tangani langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Mungkid Ibu Dr. Husnul Khotimah, S.H, M.H. dengan Kejari Kabupaten Magelang Bapak Dandeni Herdianan, S.H., M.H.
Kerja sama bidang pelimpahan berkas perkara pidana yang ramah disabilitas (Aplikasi E- SALIRA)

 

Dalam kegiatan ini sekaligus peluncuran Aplikasi E-SALIRA yang merupakan hasil inovasi dari Analis Perkara Peradilan Pengadilan Negeri Mungkid yaitu Saudari Imelsa Puritasari S.H..Aplikasi  E-SALIRA merupakan singkatan dari Sistem Aplikasi Pelimpahan Perkara Pidana secara Elektronik dimana dalam aplikasi ini ada penambahan fitur Form Penilaian Personal Disabilitas. Aplikasi ini  berbasis Google Formulir yang digunakan sebagai sarana Pelimpahan Perkara Pidana secara Elektronik. Dilengkapi dengan Form Penilaian Personal Disabilitas, aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi penyandang disabilitas, baik Korban, Terdakwa, Saksi / Saksi Ahli, Advokat, maupun Pendamping selama berada di Pengadilan Negeri Mungkid Kelas IB, serta membantu dalam proses pelimpahan perkara pidana agar menjadi lebih efektif.

Aplikasi e-SALIRA ini dapat digunakan dalam proses pendataan mengenai jenis dan kebutuhan penyandang disabilitas selama berperkara di Pengadilan melalui pengisian Form Penilaian Personal Disabilitas yang dilakukan pada saat pelimpahan perkara pidana secara elektronik. Ini yang membuat Aplikasi ini dikatakan ramah untuk kaum disabilitas.

Beberapa manfaat yang dapan kita ambil dalam aplikasi ini adalah pertama tentang informasi terkait perkara yang dilimpahkan dapat segera diterima oleh Kepaniteraan Pidana. Kemudian yang selanjutnya adanya Form Penilaian Personal Disabilitas mempercepat proses dalam mepersiapkan sarana dan prasarana demi kepentingan penyandang disabilitas keterkaitannya dengan kehadirannya dalam perkara di peradilan. Adapun dari segi efisiensi akan mempermudah petugas PTSP dalam melakukan pengecekan kelengkapan berkas perkara pidana. Selain itu akan berpengaruh juga pada penggunaan compact disk yang digantikan dengan soft file yang lebih ramah lingkungan, dan juga mudah diakses oleh Panitera Pengganti. Maka dari itu proses penginputan perkara pidana ke dalam SIPP juga lebih cepat.

Maka dari itu inovasi dari Pengadilan Negeri Mungkid ini perlu kita apresiasi sebagai bentuk perkembangan dunia digital yang mendukung untuk kinerja yang efektif dan efisien.